HOME > Kosmetik > Perawatan Wajah

Review Aneka Obat Penghilang Jerawat

Review aneka obat penghilang jerawat ini dapat membantu Anda mengatasi permasalahan yang cukup mengganggu ini. Tidak hanya mengganggu penampilan, kehadiran jerawat pun bisa mengganggu psikologi karena membuat Anda merasa tidak percaya diri.

Obat untuk mengatasi jerawat pun sekarang dapat dengan mudah Anda temui di pasaran. Baik itu obat penghilang jerawat dalam kelompok skincare (produk perawatan kuilt), ada juga yang berupa obat-obatan. Namun pada umumnya, orang-orang akan memilih menggunakan obat jerawat dalam kelompok skincare karena terpengaruh iklan. Minimnya pengetahuan tentang obat jerawat yang dijual di apotik atau tergolong kelompok obat-obatan pun menjadi alasan orang banyak menggunakan skincare untuk atasi jerawatnya.

Sebenarnya, produk atau obat apa sih yang bisa membantu mengatasi jerawat Anda? Berhubung setiap orang memiliki jenis kulit berbeda, berikut ini beberapa review obat penghilang jerawat yang bisa Anda coba:

Benzolac 2,5%

Produk ini termasuk kategori obat bebas terbatas dan dijual di apotik. Memiliki kandungan aktif Benzoyl Peroxide (BPO) 2,5% dan mampu mengobati jerawat ringan-sedang.

  • Cara Kerja: Obat jerawat ini bekerja dengan dua cara. Pertama, menurunkan produksi asam lemak bebas yang menyebabkan reaksi peradangan yang memicu timbulnya jerawat. Asam lemak bebas ini diproduksi oleh Pacnes yang merupakan bakteri penunggu kelenjar minyak kulit manusia. Kedua, obat ini merupakan keratolitik atau mempercepat pengelupasan sel kulit mati penyebab komedo dan jerawat.
  • Efek Samping: Saat Anda menggunakan obat ini, maka kemungkinan akan mengalami iritasi dan dermatitis kontak.
  • Cara pakai: Pertama, bersihkan wajah lalu keringkan dengan lembut. Kemudian oleskan tipis di tempat munculnya jerawat. Obat ini mengandung asam vitamin A atau Tretinoin jadi jangan gunakan Vitacid saat sedang menggnakan obat ini. Gunakan 2x sehari, pagi dan malam.

Benzolac CL

Obat jerawat itu termasuk dalam kategori obat keras dan harus dengan resep dokter. Benzolac CL memiliki kandungan aktif BPO 5% dan Clindamicyn Phosphate 1,2%.

Anda bisa menggunakan Benzolac (tentunya sesuai resep dokter) dengan cara mengoleskannya ke kulit. Obat ini bisa mengatasi acne vulgaris papula-pustula sedang sampai berat (jerawat kecil didalamnya terdapat nanah).

  • Cara Kerja: Cara kerja BPO sama dengan cara kerja BPO dalam obat Benzolac 2,5%. Sedangkan untuk Cilndamycin, merupakan antiobiotik yang menekan pertumbahan P.acnes atau bakteri penyebab jerawat. BPO bertugas menurunkan FFA yang dihasilkan P.acnes sedangkan Clindamycin membantu menekan pertumbuhan P.acnes.
  • Efek Samping: Saat menggunakan obat ini, kemungkinan Anda akan mengalami kulit lebih kering, bahkan mengelupas. Mengingat obay ini mengandung antibiotik sehingga efek sampingnya bisa berat yaitu alergi atau hipersensitivitas dengan tanda gatal, kemerahan, dan bengkak.

Benzolac CL hanya bertahan 2 bulan setelah dibuka. Pastikan Anda menyimpannya di kulkas dengan suhu 2-8 derajat.

Vitacid 0,05%

Vitacid 0,05% termasuk obat keras dan harus dengan resep dokter. Mengandung Retinoic acid (tretinoin) sebesar 0,05%. Vitacid mampu mengatasi acne vulgaris derajat I-III atau ringan sampai berat.

  • Cara Kerja: Vitacid 0,05% akan mempercepat pergantian sel ulit mati sekaligus menekan sintesis keratin. Cara ini diharapkan dapat mengikis komedo, jerawat, sel kulit mati, sekaligus mencegah pembentukan komedo baru.
  • Efek samping: Anda akan mengalami kulit kemerahan, kering, dan mengelupas.
  • Cara Pakai: Setelah membersihkan wajah lalu oleskan tipis pada tempat yang sakit/berjerawat. Anda hanya bisa memakainya di malam hari atau sehari sekali. Selama masa pengobatan, Anda diharuskan menggunakan sunscreen di pagi hingga sore hari.
Customer Support close

Call Center : 1500 211

(Tanpa Kode Area)